Selasa, 31 Maret 2015

ESSAY TEKNOLOGI KOMUNIKASI 2


Media Sosial dapat Menimbulkan Interaksi di Dunia Maya

            Dalam pembahasan ini yang membahas kasus perspektif penggunaan internet dalam hal akses serta interaksi yang terjadi di dalamnya, saya akan memberikan pendapat tentang bagian adanya interaksi social yang membentuk berbagai ekspresi di dunia maya. Disini saya akan memberi pendapat saya tentang kasus ini serta beberapa contoh kasus yang terjadi di masyarakat dimana bukan hal tabu bagi orang lain untuk mengetahui hal tesebut.
            Media social saat ini telah memiliki banyak sekali jenis akses internet yang berbasis antar interaksi personal maupun interpersonal lewat situs jejaringan social. Dengan adanya hal tersebut, menjamin dengan adanya interaksi social akan membentuk berbagai ekspresi yang ditunjukkan oleh pengguna dunia maya serta memebrika efek positif maupun negative. Di era digital sekarang ini semakin banyak orang yang menemukan kenikmatan berbagi berbagai masalah ataupun hanya sharing hal tertentu melalui media sosial. Interaksi terjadi di dunia maya, memenuhi kebutuhan akan informasi dan komunikasi, namun bukan interaksi sosial sebenarnya.
            Contoh anak-anak zaman sekarang, dengan adanya jejaringan social dengan akses akun facebook, twitter maupun berbagai media chat lainnya, telah menjadi sarana masyarakat sekarang ini untuk pemenuhan kebutuhan sharing maupun menunjukkan berbagai ekspresi lainnya untuk hanya sekedar berkenalan, sesi curhat maupun menumpahkan emosi. Namun disisi lain banyak orang berpendapat bahwa interaksi lewat dunia maya tidak cukup bahkan hanya sekedar kenal dengan kesemua, tetapi seseorang juga butuh interaksi social sungguhan yang mana dunia nyata lah yang menjadi akses interaksi.
            Berbagai ekspresi atau perasaan yang dicurahkan oleh kalangan masyarakat zaman sekarang pasti memiliki kaitan tentang factor eksternal maupun internal. Budaya dunia maya ini tak hanya dipengaruhi faktor ketiadaan ruang publik namun juga faktor keluarga dan kondisi kota. Contoh, saat remaja sekarang kebiasaan menyalurkan emosi atau berekspresi lewat dunia maya, menandakan adanya masalah komunikasi dalam keluarga seperti persoalan anak dengan orang tua yang berjalan tidak harmonis ataupun adanya masalah pribadi diri sendiri yang mengharuskan terbawa suasana emosi maupun kesedihan.
            Selain keluarga, kondisi kota yang tidak kondusif juga membuat individu, terutama remaja zaman sekarang, lebih banyak mengungkapkan ekspresinya melalui sosial media. Kondisi inilah yang paling terasa dampaknya bagi remaja. Karena remaja membutuhkan ruang terbuka untuk berekspresi. Sayangnya, ruang publik kian terbatas dan remaja kehilangan tempat yang nyaman sehingga satu-satunya jalan alternative yaitu lewat dunia maya lah remaja sekarang mengekspresikan dirinya melalui penulisan opini ke public maupun pro dan kontra tentang kasus yang sedang panas-panasnya di bahas oleh kalangan masyarakat.
            Kondisi seperti ini tidak seharusnya terjadi secara terus menerus, disini perlu adanya upaya yang dilakukan untuk mengimbangi dominasi dunia maya yang secara tidak langsung telah muncul akibat perkembangan kota. Contoh upaya yang harus dilakukan seperti membuat ruang social baru melalui berbagai kegiatan positif terutama untuk anak muda saat ini, seperti menciptakan kegiatan seni pertunjukkan, musik atau tari, sebagai budaya yang telah terpelihara sejak lama dapat menjadi ruang sosial untuk anak muda saat ini. Ruang sosial seperti inilah yang semestinya semakin banyak ditonjolkan untuk mengimbangi budaya dunia maya di Facebook dan Twitter. Selain itu juga bisa memperbaiki kembali pola komunikasi dalam keluarga yang sedang bermasalah sehingga anak muda saat ini tidak terbebani oleh emosi semata saja yang disalurkan ke dunia maya.
            Komunikasi yang terjadi di dalam dunia maya saat ini telah menjadi budaya tersendiri bagi masyarakat Indonesia bukan hanya remaja saja namun, anak-anak dan orang tua dalam era modern telah mengenal dunia maya. Bagi penggunanya, dunia maya dianggap sebagai suatu tempat untuk berekspresi sebebas mungkin tanpa adanya batasan bahkan larangan tertentu. Bahkan mereka menganggap bahwa dunia maya merupakan tempat hunian yang lebih riil daripada dunia nyata. Hal ini memungkinkan mereka dapat berlama-lama dalam dunia maya hanya untuk sekedar browsing, menonton video, atau berinteraksi dengan pengguna lainnya. Dunia seperti ini tidak mempermasalahkan adanya jarak yang membatasi. Cukup dengan adanya aplikasi seperti jejaring sosial tersebut, manusia mampu melakukan komunikasi dari jarak yang sangat jauh dan luas sekalipun.
            Berbagai dampak positif maupun negative muncul akibat pesatnya teknologi zaman sekarang ini. Kemudahan dan efisiensi ialah poin dari dampak positif, namun banyaknya orang yang sekarang mengalami kecanduan internet ialah poin dari dampak negativenya. Sebelumnya adanya perkembangan internet, berkomunikasi mengharuskan kita untuk tatap muka langsung atau melalui surat-meyurat, kini semakin mengalami peningkatan dengan adanya teknologi modern. Adanya teknologi modern memungkinkan komunikasi dalam dunia maya dapat lebih mudah dan efisien. Namun, karena adanya teknologi modern inilah menyebabkan timbulnya perilaku-perilaku yang buruk atau negative terjadi. Komunikasi dalam dunia maya memungkinkan individu untuk melakukan komunikasi dengan orang lain secara lebih intens sehingga menimbulkan kecanduan. Kecanduan ini lah telah menimbulkan adanya perilaku mengabaikan kehidupan pada dunia nyata. Akibatnya, di dalam dunia nyata seseorang tidak akan lebih berkembang dan hanya akan tergantung pada dunia maya yang tidak mempunyai kesenangan semu saja. Sementara disini kita perlu penyesuaian antara berada dalam dunia nyata dengan dunia maya. Komunikasi dalam dunia maya sangat membantu ketika seseorang memiliki self control yang bagus. Jika tidak, maka adanya dunia maya ini mempunyai kasempatan yang besar untuk menjadikan individu kehilangan hubungan sosial dengan orang lain dalam dunia nyata. Untuk itu, kita sebagai pengguna internet diperlukan adanya kesadaran untuk meminimalisir dampak-dampak negative yang terjadi.
            Interaksi yang sering kali ditimbulkan dalam dunia maya sangat beragam, seperti usaha seseorang dalam menirukan orang lain halnya menirukan gaya Bahasa dan menulis status di facebook, memberikan pandangan kita tentang orang lain dan ketertarikan yang terjadi antar individu yang sering sekali terjadi seperti simpati yang timbul karena adanya perasaan. Untuk mengawali sebuah interaksi disini harus adanya daya tarik interpersonal seperti kesamaan berupa apa saja dengan orang lain, kedekatan kita kepada individu lain seperti satu kota maupun dekat tampat tinggal, keakraban yang terjalin antar individu, daya tarik fisik dan lainnya.
            Kesimpulan yang saya ambil untuk kasus ini, seperti sebelumnya kita harus merealisasikan ruang social agar masyarakat sekarang ini tidak hanya mendalami interaksi dengan orang lain dengan cara interaksi melalui internet saja, namun sudah sepantasnya masyarakat bisa mengupayakan pembuatan ruang social yang terjalin di dunia nyata, karena tidak sepenuhnya interaksi dunia maya dapat memberikan sesuatu yang berharga nilainya karena kemampuan dalam melakukan interaksi secara nyata dapat membuat orang dapat mengenal orang lain sehingga kita bisa mengetahui dunia seperti apa yang kita hadapi sesungguhnya, bukan hanya seolah-olah yang kita tahu hanya sebuah interaksi semu yang terlebih tidak berlangsung lama. Dalam materi dan kasus ini, kita tidak meninggalkan jejaringan social seperti facebook, twitter dan lainnya tetapi disini kita harus mampu berperan aktif menciptakan keseimbangan dalam interaksi sosial masyarakat zaman sekarang ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar